tas wanita

Kamis, 28 Mei 2015

MANFAAT KENCUR

KENCUR



          Orang Sunda menyebut tanaman ini cikur, orang Aceh menyebutnya ceuko, di Bali namanya cekuh, sedangkan di Sulawesi disebut cakuru.
Kencur termasuk ke dalam jenis jahe-jahean. Sebenarnya kencur hampir tak berbatang, tumbuhnya melekat di tanah dan batangnya pendek sekali. Daunnya lebar berbentuk bundar lonjong berujung runcing. Setiap tanaman berdaun 1-2 helai dan satu rumpun biasanya terdiri atas beberapa tanaman. Bunganya berwarna putih keunguan, kelopak bunga berbentuk tabung, tajuk bunganya berwarna putih. Rimpang akarnya pendek dan tumbuh berdesakan, masing-masing bulat lonjong, mudah dipatahkan dan mengeluarkan getah.
Ada dua jenis kencur yang kita kenal, yaitu kencur yang daunnya sempit dan tumbuhnya melekat di tanah, serta daunnya lebih lebar dan tumbuhnya agak tegak. Ada juga kencur yang hanya dimanfaatkan daunnya saja untuk dimakan sebagai lalapan.
Tanaman ini membentuk akar rimpang berumbi, kulit rimpangnya berwarna cokelat tua, dan warna umbinya putih kekuningan. Umbinya inilah yang sering digunakan sebagai obat maupun bumbu untuk masakan.
Umbi kencur mempunyai bau yang khas, rasanya pedas dan dapat menghangatkan tubuh. Umbi kencur mengandung minyak atsiri namanya galangol, selain itu juga mengandung senyawa seperti cineol, dan asam methyl.
Kencur dapat mengobati sakit gusi, caranya sangat mudah setelah kencur dikupas dan dicuci bersih, lalu kunyah secara perlahan. Untuk mengobati pegal linu atau rhematik tinggal gosokkan kencur pada bagian tubuh yang terasa sakit. Kunyah kencur dan garam maka masuk angin pun bisa sembuh.
Selain itu juga kencur bisa diolah menjadi minuman berkhasiat yang biasa kita sebut beras kencur. Cara membuatnya mudah, pertama-tama berasnya direndam air, lalu haluskan beras yang telah direndam beberapa menit bersama dengan kencur, dan sedikit garam. Setelah halus, kemudian saring. Air saringan inilah yang dinamakan beras kencur. Beberapa penyakit yang bisa diobati dengan meminum beras kencur, diantaranya: batuk, sakit perut, muntah-muntah, dan panas dalam.

0 komentar:

Posting Komentar